Skip to main content

Beasiswa Pemerintah Jepang (MONBUKAGAKUSHO)

Tersedia 3 program sbb: (setiap peserta hanya bisa mendaftar 1 program saja)

1. Undergraduate (S-1) : Masa studi 5 tahun termasuk 1 tahun belajar Bahasa Jepang (kecuali jurusan kedokteran umum, gigi, hewan, dan sebagian farmasi lama masa studi adalah 7 tahun)
  • Syarat: lulusan IPA/IPS; nilai rata-rata ijazah dan rapor kelas 3 semester terakhir masing masing minimal 8,2; pada saat seleksi berumur antara 16 sd 21 tahun.
  • Materi ujian tertulis:
    IPS :
    Bahasa Inggris dan Matematika (untuk jurusan bahasa Jepang dan sastra, ditambah ujian bahasa Jepang)
    IPA-a :
    Bahasa Inggris, Matematika, Kimia, dan Fisika
    IPA-b,c :
    Bahasa Inggris, Matematika, Kimia, dan Biologi
IPA-a: Science (Mathematics, Physics, Chemistry); Electric and Electronic Studies (Electronics, Electrical Engineering, Information Engineering); Mechanical Studies (Mechanical Engineering, Naval Architecture); Civil Engineering and Architecture (Civil Engineering, Architecture, Environmental Engineering); Chemical Studies (Applied Chemistry, Chemical Engineering, Industrial Chemistry, Textile Engineering); and other fields (Metallurgical Engineering, Mining Engineering, Maritime Engineering, Biotechnology)

IPA-b: Agricultural Studies (Agriculture, Agricultural Chemistry, Agricultural Engineering, Animal Science, Veterinary Medicine, Forestry, Food Science, Fisheries); Hygienic Studies (Pharmacy, Hygienics, Nursing); Science (Biology)

IPA-c: Medicine; Dentistry



2. College of Technology (D-3) Masa studi 4 tahun termasuk 1 tahun belajar Bahasa Jepang. College of Technology memiliki program 5 tahun yang dirancang bagi lulusan SLTP. Siswa penerima Beasiswa Monbukagakusho (lulusan SLTA) akan masuk College of Technology sebagai mahasiswa tahun ketiga. Studi teknik sebagian besar terdiri dari eksperimen / percobaan dan latihan-latihan praktek. Lulusan dari sekolah ini diharapkan menjadi ahli teknik (engineer).

  • Syarat: lulusan IPA/IPS; nilai rata-rata ijazah dan rapor kelas 3 semester terakhir masing-masing minimal 8,0; usia pada saat seleksi antara 16 sd 21 tahun.
  • Materi ujian tertulis: Matematika dan Kimia/Fisika (tergantung kategori jurusan seperti tertulis di bawah)
Kimia: Jurusan yang terkait pada bidang kimia seperti “Materials Engineering” dll.
Fisika: Jurusan lain seperti “Mechanical Engineering”, “Electrical and Electronic Engineering”, “Information, Communication, and Network Engineering”, “Architecture and Civil Engineering”, “Maritime Engineering” dll.

3. Professional Training College (D-2) : Masa studi 3 tahun termasuk 1 tahun belajar Bahasa Jepang. Professional Training College terpisah dari sistem pendidikan Jepang yang biasa. Sekolah ini menawarkan pelatihan praktis kejuruan.
  • Syarat: lulusan IPA/IPS; nilai rata-rata ijazah dan rapor kelas 3 semester terakhir masingmasing minimal 7,7; usia pada saat seleksi antara 16 sd 21 tahun.
  • Materi ujian tertulis: Bahasa Inggris dan Matematika
  • Pilihan jurusan: Architecture; Civil Engineering; Electrical Engineering; Electronics; Telecommunication; Nutrition; Infant Education; Secretarial Studies; Hotel Management; Tourism; Fashion and Dress making; Design; Photography; dll
Catatan:
  1. Semua soal ujian dalam bahasa Inggris.
  2. Lulusan dari S-1 bisa meneruskan ke S-2, dan lulusan D-3 dan D-2 bisa meneruskan ke S-1 sebagai siswa tahun ketiga. Namun untuk melanjutkan beasiswa, tergantung pada prestasi dan hasil seleksi. Para siswa tentunya harus mengikuti ujian masuk dan masa perpanjangan beasiswa maksimal 2 tahun.
FASILITAS Bagi yang lulus seleksi

1. Bebas biaya ujian masuk, biaya kuliah dan uang pendaftaran
2. Tiket kelas ekonomi p.p. Indonesia (Jakarta) - Jepang
3. Tunjangan ¥134.000/bulan, mulai bulan ke-25 ¥126.000/bulan (Besar tunjangan tahun 2007.
Untuk tahun 2008 dan tahun selanjutnya ada kemungkinan mengalami perubahan)
4. Tanpa ikatan dinas

Popular posts from this blog

Kerja Pertanian di Jepang (Tokutei Ginou): Syarat, Tugas, dan Peluang untuk Orang Indonesia

Bidang  pertanian  merupakan salah satu sektor utama dalam program  Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker / SSW)  Jepang. Sektor ini membuka peluang besar bagi tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia, untuk bekerja secara legal di Jepang dengan standar upah dan perlindungan ketenagakerjaan yang jelas. Seiring menurunnya jumlah tenaga kerja lokal di sektor agrikultur, Jepang secara aktif merekrut tenaga asing terampil melalui jalur Tokutei Ginou.   Apa Itu Tokutei Ginou Bidang Pertanian? Tokutei Ginou Pertanian  adalah skema visa kerja yang memungkinkan tenaga asing bekerja di sektor pertanian Jepang, baik di bidang  budidaya tanaman  maupun  peternakan . Bidang ini termasuk  sektor awal Tokutei Ginou  dan hingga kini tetap menjadi salah satu sektor dengan kebutuhan tenaga kerja tertinggi.   Ruang Lingkup Pekerjaan Pertanian Tokutei Ginou Secara umum, pekerjaan Tokutei Ginou bidang pertanian dibagi menjadi  dua katego...

Tahapan Melamar Pekerjaan Tokutei Ginou: Panduan Lengkap Kerja Resmi ke Jepang

Bekerja di Jepang melalui jalur Tokutei Ginou (特定技能) menjadi pilihan populer bagi tenaga kerja Indonesia karena legal, jelas prosesnya, dan peluang kerjanya besar . Namun, masih banyak calon pekerja yang bingung mengenai tahapan melamar hingga berangkat ke Jepang . Artikel ini akan membahas proses mendapatkan pekerjaan Tokutei Ginou dari awal sampai keberangkatan , disusun secara runtut, sederhana, dan mudah dipahami. 1. Memiliki Sertifikat Bahasa Jepang (JLPT N4 / JFT-Basic A2) Tahap pertama dan paling penting adalah kemampuan bahasa Jepang . Untuk Tokutei Ginou, calon pekerja wajib memiliki: JLPT N4 , atau JFT-Basic (A2) Jika belum memiliki dasar bahasa Jepang, calon peserta dapat: Mengikuti kursus bahasa Jepang di LPK atau lembaga bahasa Belajar secara mandiri (buku, aplikasi, online course) Kemampuan bahasa sangat penting karena: Tes keterampilan sebagian besar menggunakan bahasa Jepang Wawancara (mensetsu) dilakukan dalam bahasa Jepang Digunakan se...

Kerja di Jepang Bidang Konstruksi: Peluang, Syarat, dan Gaji Terbaru

Bekerja di Jepang bidang konstruksi menjadi salah satu pilihan paling diminati oleh tenaga kerja Indonesia. Jepang terus mengalami kekurangan tenaga kerja di sektor pembangunan, terutama untuk proyek infrastruktur, perumahan, dan renovasi bangunan. Melalui skema visa seperti Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker) , peluang kerja di bidang konstruksi semakin terbuka lebar. Mengapa Kerja di Jepang Bidang Konstruksi Menarik? Jepang dikenal dengan sistem kerja yang rapi, teknologi maju, serta upah yang relatif tinggi dibandingkan beberapa negara lain di Asia. Sektor konstruksi menjadi prioritas karena: Banyak proyek infrastruktur dan perumahan Populasi pekerja lokal menurun Kebutuhan tenaga asing terus meningkat Kesempatan kontrak jangka panjang melalui visa Tokutei Ginou Jenis Pekerjaan Konstruksi di Jepang Berikut beberapa pekerjaan konstruksi yang paling banyak dibutuhkan: Pekerja bangunan (struktur beton dan baja) Tukang kayu (daiku) Pekerja pembesian dan bekisting Operator alat bera...