Skip to main content

Kerja Pertanian di Jepang (Tokutei Ginou): Syarat, Tugas, dan Peluang untuk Orang Indonesia



Bidang pertanian merupakan salah satu sektor utama dalam program Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker / SSW) Jepang. Sektor ini membuka peluang besar bagi tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia, untuk bekerja secara legal di Jepang dengan standar upah dan perlindungan ketenagakerjaan yang jelas.

Seiring menurunnya jumlah tenaga kerja lokal di sektor agrikultur, Jepang secara aktif merekrut tenaga asing terampil melalui jalur Tokutei Ginou.


🌾 Apa Itu Tokutei Ginou Bidang Pertanian?

Tokutei Ginou Pertanian adalah skema visa kerja yang memungkinkan tenaga asing bekerja di sektor pertanian Jepang, baik di bidang budidaya tanaman maupun peternakan.

Bidang ini termasuk sektor awal Tokutei Ginou dan hingga kini tetap menjadi salah satu sektor dengan kebutuhan tenaga kerja tertinggi.


🏗️ Ruang Lingkup Pekerjaan Pertanian Tokutei Ginou

Secara umum, pekerjaan Tokutei Ginou bidang pertanian dibagi menjadi dua kategori utama:

1️⃣ Budidaya Tanaman (Crop Farming)

  • Menanam dan memanen sayuran, buah, dan padi
  • Perawatan tanaman (penyiraman, pemupukan, pengendalian hama)
  • Pekerjaan di rumah kaca (greenhouse)
  • Sortir dan pengemasan hasil panen

Contoh komoditas:

  • Sayuran (selada, tomat, kubis)
  • Buah-buahan (apel, stroberi)
  • Padi dan gandum

2️⃣ Peternakan (Livestock Farming)

  • Perawatan ternak (sapi, babi, ayam)
  • Pemberian pakan dan kebersihan kandang
  • Pengelolaan susu dan produk ternak
  • Pengawasan kesehatan hewan

⏰ Jam Kerja & Sistem Kerja

  • Jam kerja rata-rata: 8 jam per hari
  • Sistem shift atau musiman (tergantung jenis pertanian)
  • Lembur dibayar sesuai hukum ketenagakerjaan Jepang
  • Libur mingguan dan cuti tahunan

💰 Gaji Tokutei Ginou Bidang Pertanian

Rata-rata gaji pekerja Tokutei Ginou pertanian:

  • ¥160.000 – ¥220.000 per bulan (kotor)
  • Upah mengikuti UMR daerah Jepang
  • Mendapat asuransi kesehatan & pensiun

Catatan: Gaji bisa berbeda tergantung prefektur, jenis usaha, dan jam lembur.


📝 Syarat Mengikuti Tokutei Ginou Pertanian

Untuk bekerja di sektor pertanian melalui Tokutei Ginou, calon pekerja harus memenuhi:

  • Lulus Ujian Keterampilan Pertanian Tokutei Ginou
  • Lulus bahasa Jepang (JLPT N4 atau JFT-Basic)
  • Sehat jasmani & rohani
  • Bersedia bekerja di lingkungan outdoor
  • Tidak memiliki catatan pelanggaran imigrasi

📚 Ujian Keterampilan Pertanian Tokutei Ginou

Materi ujian meliputi:

  • Teknik dasar budidaya tanaman & peternakan
  • Keselamatan kerja
  • Penggunaan alat pertanian
  • Pengetahuan dasar sanitasi dan lingkungan

Ujian tersedia dalam beberapa bahasa, termasuk bahasa Indonesia.


🇯🇵 Peluang Karier & Masa Depan

Pekerja Tokutei Ginou pertanian memiliki peluang:

  • Memperpanjang kontrak hingga 5 tahun
  • Pindah perusahaan di bidang yang sama
  • Naik ke Tokutei Ginou 2 (jika dibuka di masa depan)
  • Mendapat pengalaman kerja internasional

⭐ Kelebihan Tokutei Ginou Pertanian

  • Persyaratan relatif mudah
  • Banyak lowongan tersedia
  • Cocok bagi pekerja fisik & lapangan
  • Pengalaman langsung di sektor agrikultur Jepang
  • Gaji stabil & legal

Tokutei Ginou bidang pertanian merupakan jalur kerja legal dan realistis bagi WNI yang ingin bekerja di Jepang. Dengan kebutuhan tenaga kerja yang tinggi, sistem kerja yang jelas, serta peluang pengembangan karier, sektor ini menjadi pilihan tepat bagi calon pekerja yang siap bekerja keras dan ingin membangun masa depan di Jepang.

Popular posts from this blog

BEASISWA PEMERINTAH JEPANG (MONBUKAGAKUSHO) TAHUN 2013 UNTUK LULUSAN SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT ATAS (SLTA) 2012

1. Kedutaan Besar Jepang menawarkan Beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho) kepada siswa-siswi Indonesia lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas (S-1) , College of Technology (D-3) atau Professional Training College (D-2) di Jepang mulai tahun akademik 2013 (April 2013). Pelamar hanya bisa mendaftar 1 (satu) program dari S-1, D-3, atau D-2. Syarat-syarat pelamar sebagai berikut: (1) Lahir antara tanggal 2 April 1991 dan tanggal 1 April 1996. (2) Nilai rata-rata ijazah atau rapor kelas 3 semester/cawu terakhir minimal: 8,4 untuk program S-1 8,0 untuk program D-3 8,0 untuk program D-2 *Jika pada saat penutupan (15 Juni 2012) nilai ijazah asli belum bisa dikeluarkan, maka nilai ijazah sementara dari Kepala Sekolah bisa diterima. (3) Pelamar harus lulus dari SLTA, atau akan lulus maksimal 31 Maret 2013 2. Formulir bisa didownload dari website Kedutaan Jepang http://www.id.emb-japan.go.jp/sch_...

Proses Seleksi On Job Training ke Jepang

Seleksi administrasi , pemeriksaan berkas-berkas kelengkapan persyaratan (lihat persyaratan pemagangan ). Hanya yang memenuhi syarat yang bisa mengikuti proses seleksi selanjutnya. Biasanya dilakukan oleh petugas disnaker kabupaten/kota, untuk kemudian mendapat pengantar untuk ikut seleksi di tingkat provinsi. Pemeriksaan Kesamaptaan Tubuh (Cek kondisi fisik) , antara lain: Tinggi badan mininal 160 cm Berat badan minimal 50 kg Tidak mempunyai tindik dan tato Tidak cacat fisik Tidak mempunyai penyakit kulit Tidak mempunyai bekas operasi/patah tulang Test Matematika , berupa 10 soal matematika dasar, waktu 5 menit. Minimal mendapat nilai 7 untuk bisa melanjutkan ke tahap berikutnya. Test Ketahanan Fisik Lari 3 Km maksimal 15 menit, gagal dinyatakan gugur. Push Up Sempurna 35 kali, Sit Up Sempurna 25 kali , gagal dinyatakan gugur. Test Bahasa Jepang Wawancara Psikotest Untuk seleksi mulai nomor 1 sd 4 menggunakan sistem gugur, sementara seleksi nomor 5 sd 7 hasilnya di kombinasikan untuk...

Pemagangan Jepang via PT JIAEC

PT. Japan Indonesia Economy Centre (PT.JIAEC) merupakan Perusahaan joint venture (PMA) antara pengusaha Indonesia dengan Japan Indonesia Association for Economy Coorporation (JIAEC), yang salah satu bidang usahanya adalah dalam pengembangan sumber daya manusia dengan menyelenggarakan program pemagangan khusus ke Jepang. Japan Indonesia Association for Economy Centre (JIAEC) adalah satu organisasi berkedudukan di Jepang yang mendapatkan ijin Pemerintah Jepang untuk menerima dan mengkoordinir kegiatan pemagangan ke Jepang khususnya bagi trainee dari Indonesia. Perusahaan-perusahaan Jepang yang menjadi anggota JIAEC pada saat ini berjumlah + 600 perusahaan, dimana perusahaan-perusahaan tersebut bertindak sebagai perusahaan penerima tempat para trainee melaksanakan program pemagangannya. Sebagai legalitas dan kegiatannya, PT. JIAEC mendapatkan ijin dari Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rl. Ijin tersebut beberapa kali telah diperpanjang dan terbaru dikeluarkan ...